Saturday, July 12, 2014

12 Tips buat landscaper


Hellooooo gaesss....
Biar nggak jenuh,kali ini kami akan berbagi beberapa point penting sebagai landasan temen-temen kalau mau jadi nature photographer atau istilah zimbahkwe nya Landscaper.
Sering kali ketika kumpul-kumpul atau ketika ngobrol di dunia maya,saya di tanya mengenai tips-tips memotret alam,padahal memotret saja saya sulit..hahahahahahaaa...tapi semoga sedikit sharing ringan ini bisa memenuhi kemauan sobat-sobat semua yang sering nge-PM saya untuk mengajak sharing ilmu.
Dari pengalaman pribadi saya,saya dapat merangkum 12 point paling,apa saja itu..??
Langsung saja,ga perlu panjang lebar lagi dah..

1.Jangan pernah memotret tanpa memiliki bayangan di kepalamu,akan seperti apa nanti foto yang kamu hasilkan.
Point pertama ini adalah point paling penting menurut saya dalam hal fotografi.Layaknya seniman dalam seni lain,kita tidak akan pernah bisa menghasilkan karya yang baik jika kita tidak pernah memiliki bayangan akan seperti apa karya kita.
Slalu buat catatan kecil atau sebuah foto itinerary ,tulis semua ide tentang foto apa saja yang ingin kalian ciptakan di sebuah buku saku.


2.Sedikit foto tapi berkualitas akan sangat di perhitungkan dari pada kuantitas.
Tentu saja sebuah intan akan lebih mahal harganya dari pada ratusan,atau bahkan ribuan batu sungai bukan??.Sama halnya dalam foto,jangan pernah asal dalam menekan tombol shutter mu,perhitungkan matang-matang semua nya.Slalu blajar untuk sabar,dan perhatikan objekmu,tunggu waktu yang tepat,barulah tekan tombol shutter mu.Jangan pernah sia-siakan shutter count kameramu,atau roll film mu.



3.Passion mu terhadap alam harus kokoh,karena Fotografi alam bukan hanya untuk sekedar "refreshing".tak kenal maka tak sayang bukan..??.
Sering kali saya temukan rekan-rekan fotografer yang slalu ingin ikut saya memotret landscape,tapi mereka malas untuk berjalan jauh,atau sekedar menjelajah sekitar.Fotografi alam itu berat kawan,dari mulai Hiking,cuacanya,belum lagi memikirkan mood seperti apa yang ingin kalian sampaikan ke penikmatnya.
Semua itu butuh banyak usaha,karena pada dasarnya,alam itu keras kawan.


4.Jangan malu untuk melihat karya-karya fotografer lain,dari sana kalian akan dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan kalian.
Selalu cari referensi,atau bandingkan karya-karya kalian dengan fotografer alam lainnya,kurasi sendiri foto-fotomu,lalu buat rangkuman kecil tentang kekurangan dan kelebihan foto-fotomu.Cari solusi untuk menghilangkan,atau menutupi kekurangan mu,dan kembangkan terus kelebihan mu.

5.Selalu siap dalam semua hal,dari perencanaan perjalanan,peralatan,sampai detail area pemotretanmu.
Jangan pernah terjun ke alam bebas tanpa persiapan,siapkan kondisi badan,peralatanmu,dan carilah info terlebih dahulu soal area alam yang ingin kamu kunjingi dan abadikan.Bagaimana kondisi alamnya,cuacanya,atau mungkin malah waktu yang tepat untuk pemotretan.
jangan lupa juga perhatikan arah matahari atau siklus bulannya jika teman-teman ingin sekalian mencari foto bima sakti.


6.Pahami objekmu,lihat kemana arah pandangan matamu,adakah alur perspektif yang bisa di ciptakan,atau tentukan foreground yang mampu mengajak mata untuk lebih mengeksplor fotomu.
Cermati pemandangan di depan mu,cari angle dan komposisi yang tidak menjemukan jika di nikmati oleh khalayak umum.Adakah susunan pohon,batu,atau apapun yang bisa kamu jadikan alur dalam fotomu,atau adakah objek di sekitarmu yang kira-kira bisa mendukung komposisi dalam foto-fotomu.

7.Jangan pernah berharap kunjungan pertama kalian akan menghasilkan foto yang bagus,slalu ulangi lagi lokasi hunting kalian.
Tidak pernah saya temukan fotografer alam yang mampu mengabadikan pemandangan hanya dari kunjungan pertama mereka,kecuali mereka adalah orang yang sangat beruntung.
karena alam slalu saja menghadapkan kita dengan semua kendala,entah dari cuacanya,atau karena kesalahan-kesalahan kecil yang kita lupakan ketika memotret.

8.Jangan pernah terburu-buru memotret,luangkan waktumu untuk melihat pemandangan di depanmu.
Slalu saya temui fotografer yang terburu-buru dalam mengabadikan bentangan alam,mereka tidak pernah "melihat" dengan cermat.
Rasakan dengan benar suasana alam di depan mu,tentukan moodnya,tunggu moment nya,barulah kalian abadikan moment tersebut dengan kamera kalian agar penikmat foto pun bisa ikut merasakan apa yang kalian rasakan,dan ingin sampaikan.
Belajarlah memotret dengan hati,tidak hanya dengan peralatan saja.

9.Slalu datang pertama,dan pulang terakhir.
Saya sendiri slalu datang 1-2 jam lebih awal ketika sunrise/sunset,dan pulang ketika alam tidak memberikan pemandangan lain kecuali awan mendung dan gelap pekat.
Jika masih ada bintang di langit,jangan terburu-buru untuk pulang.
karena kadang,langit malam slalu memberi kita kejutan yang tidak kita duga seperti milky way,meteor,atau asteroid yang bertubukan dengan atmosfer bumi.


10.Jangan pernah duduk di satu lokasi yang sama dan terus menerus memotret,pindah lah lokasimu,ganti focal lenght mu,cari komposisi lain.
Kesalahan fatal dalam mengabadikan bentangan alam adalah kita terkadang lupa,atau malas untuk mengeksplorasi lagi sekitar kita.
kita hanya terpaku di satu sudut pemandangan saja.
Luangkan waktu kalian untuk melihat sekitar kalian,adakah sudut lain yang bisa kita gunakan.
Oleh karena itu kenapa saya tegaskan untuk slalu kunjungi lagi lokasi pemotretan mu,dan rencanakan semuanya dengan matang.

11.Kalau kalian memotret pantai,perhatikan ombaknya...beberapa pantai ada yang membutuhkan Ombak tinggi,dan beberapa memang lebih baik di foto dengan ombak tenang.
Ada saat di mana pantai itu akan terlihat lebih dramatis ketika deburan ombak yang besar sedang menghantam karang,atau malah pantai yang tenang tanpa ombak sedikitpun,hanya desiran angin pantai,dan pasir putih yang terbentang di depan mu.

12.Jangan pernah tinggal kan filter CPL,dan GND/ND mu.
Bagi saya,selain tripod yang kokoh,peralatan lain yang tidak boleh tertinggal adalah filter lensa kamera.
karena sangat peralatan ini sangat berpengaruh dalam mengabadikan bentangan alam,meski memang dalam olah digital semua bisa di lakukan,tapi ada kalanya kita memang harus di tuntut untuk menggunakan filter-filter tersebut.
Kita tidak mungkin memotret dengan kecepatan rendah di saat siang hari untuk menghasilkan efek air yang halus tanpa filter ND,atau memotret sunset yang cahanya langitnya lebih terang dari pada alamnya tanpa filter GND.
tapi ingat,harga filter menentukan kualitas gambar yang di hasilkan,jadi jangan asal beli ya kawan.

Itulah kira-kira point-point penting dalam memotret alam menurut saya.Semoga secuil pikiran ini bisa sedikit membantu kawan-kawan semua...
Jadi kapan kita kemana buat mempraktek kan point-point di atas..??

Monday, May 26, 2014

Pengumuman Pemenang Lomba Foto Modelicious II - MUU Photo Competition

Setelah melakukan berbagai penilaian dari berbagai tahap seleksi foto, akhirnya telah ditentukan pemenang untuk lomba foto Modelicious II - MUU Photo Competition.

Dalam fotografi fashion, foto haruslah menunjukkan baju/desain pakaian yang dikenakan terlihat menarik sehingga orang ingin membelinya. Maka dari itu selain aspek teknis fotografi dan kreativitas, aspek fashion marketing yang termuat juga menjadi penilaian juri dalam menyeleksi foto.


Berikut adalah hasilnya: